Rumah Yatim cabang Jawa Tengah pada Senin (21/8) kemarin memberikan bantuan bahan pokok kepada Rangga (12) anak yatim penjual makanan keliling di Desa Kemantran, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
Bantuan tersebut diterima Rangga dan ibunya dengan penuh syukur dan sukacita. "Terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini. Kami sangat senang menerimanya, semoga Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan para donatur," ucap Rangga.
Citra, salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Tengah menyampaikan jika bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan harian Rangga dan ibunya. Ia berharap bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat dan berkah untuk mereka.
Diketahui, saat ini Rangga hanya tinggal berdua dengan ibunya. Ayah Rangga sudah meninggal dunia 10 tahun lalu karena sakit. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Ibu Rangga bekerja sebagai pelayan disebuah warung makan dengan upah 30 ribu perhari.
Sementara Rangga membantu ibunya mencari nafkah dengan menjual beragam makanan (lauk pauk) keliling setiap pulang sekolah. Diketahui makanan tersebut berasal dari warung makan tempat ibunya bekerja. Ia hanya mengambil keuntungan 500 rupiah perbungkusnya.
"Sudah satu tahun ini Rangga membantu ibunya mencari nafkah, dia berinisiatif melakukan itu karena tidak tega melihat ibunya banting tulang sendiri. Untuk penghasilan yang didapat Rangga setiap harinya tidak tentu, kadang 5 ribu kadang juga 10 ribu, tergantung banyak tidaknya makanan yang terjual," ungkap Citra.
Lebih lanjut, ia mengatakan jika upah yang didapat Rangga setiap harinya selalu diberikan kepada ibunya untuk membeli beras ataupun kebutuhan lainnya. Rangga tidak pernah meminta uang jajan karena tidak mau menyusahkan ibunya. Rangga pun tidak pernah meminta dibelikan perlengkapan sekolah karena tahu kondisi ekonomi ibunya terbatas.
"Setiap hari Rangga ke sekolah menggunakan seragam, tas dan sepatu yang sudah lusuh dan rusak. Meski begitu ia tidak pernah menyerah dan selalu semangat sekolah, ia tidak ingin keterbatasan ekonomi yang dialaminya menjadi penghambat dalam mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter," tutur Citra.
Menurut Citra, Rangga sangat layak dibantu dan layak menerima bantuan ini. Ia berharap kedepannya Rumah Yatim bisa kembali membantu Rangga.
"Terima kasih kepada semua donatur yang telah membantu Rangga melalui Rumah Yatim, semoga bantuan ini bisa menjadi berkah, kebaikan dan ladang pahala untuk para donatur," ujarnya.
#pejuangkebaikan, mari bersama kita bantu Rangga dan anak yatim dhuafa lainnya. Salurkan donasi terbaikmu melalui rumah-yatim.org, silakan klik tombol donasi.
Author
Sinta Guslia